
"Orang yang mengenal Allah s.w.t. secara langsung lewat hatinya, bertutur, 'Aku mengetahui sifat-sifat-Mu dengan pengetahuan yang melebihi pengetahuanku tentang diriku sendiri. Pengenalanku tentang-Mu tidak pernah pudar.'
Allah s.w.t. berfirman:
'Aku tidak menjadikanmu jahil dengan pengetahuan tentang-Ku,
tidak akan mengaburkan pengenalanmu tentang-Ku,
serta tidak akan membuat keyakinanmu menjadi ragu, penglihatanmu menjadi buta dan petunjukmu menjadi kesesatan.
Aku akan mencukupimu dengan seluruh pengetahuanmu tentang Diri-Ku.
Jika kamu mengenal-Ku sebagai Zat Yang Maha Dermawan, kedermawanan-Ku untukmu.
Jika kamu mengenal-Ku sebagai Zat Yang Maha Penyayang, sayang-Ku untukmu.
Jika kamu mengenal-Ku sebagai Zat Yang Maha Pemurah, kemurahan-Ku untukmu.
Jika kamu mengenal-Ku sebagai Zat Yang Mahakasih, kasih-Ku untukmu.
Jika kamu mengenal-Ku sebagai Zat Yang Mahalembut, kelembutan-Ku untukmu.
Jika kamu mengenal kemuliaan-Ku, cinta-Ku untukmu. Untukmu tambahan dan kelangsungan kurniaan-Ku.
Tidaklah baik bagi-Ku, jika kamu mengenal-Ku dengan sifat tertentu, Aku memperlihatkan sebaliknya sehingga pengetahuan dan pengenalanmu tentang-Ku menjadi kabur.
Aku seperti yang kamu kenal secara benar. Aku hadirkan untukmu sesuatu yang kamu kenal dari Diri-Ku agar pengetahuanmu menjadi nyata.' "
"Ini senada dengan sabda Nabi s.a.w. : 'Seandainya kamu benar-benar mengenal Allah, maka gunung-ganang bergeser dengan du'a kamu. Seandainya kamu takut kepada Allah dengan takut yang sebenar-benarnya, kamu telah mendapat ilmu yang tidak pernah bercampur dengan kebodohan.'
Barang siapa mengenal-Nya dengan benar, ia mengenal kekuasaan-Nya.
Barang siapa mengenal kekuasaan-Nya, ia tidak akan merasa aneh dengan bergesernya gunung.
Barang siapa mengenal kemurahan-Nya secara benar, ia tidak akan merasa aneh kalau du'anya agar gunung digeser terkabul.
Barang siapa sejati takut kepada-Nya, hilanglah kebodohan dari dirinya, kerana rasa takut adalah cahaya dari-Nya.
Ketika cahaya itu memenuhi hati, ia akan takut dengan takut yang sebenarnya. Kebodohan pun sirna, sebab hati hidup dengan cahaya Allah.
Ilmu bersumber dari kehidupan (hati), sedangkan kebodohan bersumber dari kematian (hati)."
[Al-Imam Al-Hakim Al-Tirmidzi r.a.]
*hadiahkan doa buat ayahnya sahabat kita Mohd Syafiq supaya cepat sembuh.moga2 itu yg terbaik.
-fahamilah-



